KKN Unisnu 2017/2018 Dinilai

KKN Unisnu 2017/2018 Dinilai "Baik" dari Pelaksanaan dan DampaknyaKKN Unisnu 2017/2018 Dinilai Baik dari Pelaksanaan dan Dampaknya

Sebanyak 597 mahasiswa yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Unisnu 2017/2018 resmi ditarik pada tanggal 6 Maret 2018 lalu setelah mengabdi kepada masyarakat selama 40 hari lamanya. Berakhirnya KKN merupakan awal kegiatan Evaluasi KKN setelah sebelumnya dimonitoring selama pelaksanaan KKN. Tujuan dari monitoring dan evaluasi adalah untuk mendeskripsikan:
  1. Tanggapan DPL terhadap kegiatan Pembekalan KKN.
  2. Tanggapan DPL terhadap Mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan KKN.
  3. Tanggapan Mahasiswa terhadap kegiatan Pembekalan KKN.
  4. Tanggapan Mahasiswa terhadap DPL dalam memberikan pembimbingan kegiatan KKN.
  5. Tanggapan Aparat Desa terhadap Mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan KKN.
  6. Dampak KKN bagi masyarakat.
Tema yang diambil untuk KKN Unisnu 2017/2018 adalah "Penguatan Potensi Pariwisata Guna Meningkatkan Daya Saing Daerah Berbasis Unggulan Desa", sehingga pelaksanaan KKN lebih  terfokus dan terencana dibanding pelaksanaan KKN tahun sebelumnya. Hasil uji validitas dan reliabilitas terhadap data yang diperoleh menunjukkan bahwa evaluasi ini sahih dan konsisten. Berikut hasil monitoring dan evaluasi KKN Unisnu: Sedangkan untuk dampak KKN yang dirasakan dan dinilai oleh masyarakat serta aparat mengalami kenaikan nilai kepuasan dibandingkan tahun lalu. Berikut penilaian 33 aparat desa terhadap dampak pelaksanaan KKN: Beberapa masukan untuk pelaksanaan KKN tahun selanjutnya adalah:
  1. Mahasiswa perlu membekali diri dengan skill supaya lebih berinovatif, lebih berkreasi.
  2. DPL harus aktif dalam melakukan kunjungan di Lapangan, dan memberikan ide-ide program serta solusi pemecahan masalah.
  3. Waktu pelaksanaan KKN diperpanjang.
  4. Koordinasi harus dilakukan lebih intensif lagi terutama kepada pihak Desa.
Unduh/Baca Laporan Lengkap Monev KKN 2017/2018  

Komentar



Berita Terkait