Hasil Workshop PT Asuh Universitas Mercu Buana, Unisnu Jepara Revisi Standar SPMI

Hasil Workshop PT Asuh Universitas Mercu Buana, Unisnu Jepara Revisi Standar SPMI

Bertempat di ruang Seminar Pascasarjana, Unisnu menggelar Workshop dan Lokakarya “Penyusunan Dokumen SPMI dan Praktek Audit Mutu Internal” yang diselenggarakan pada 24-26 Juni 2019 bekerjasama dengan Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta pada “Program Asuh PT Unggul” Kemenristekdikti 2019. Program ini bertujuan memfasilitasi perguruan tinggi unggul (dalam hal ini UMB) untuk mengasuh (membimbing) perguruan tinggi lain yang standar mutunya masih perlu ditingkatkan.

Kegiatan yang berlangsung tiga hari tersebut difasilitatori oleh Ir. Desiana Vidayanti (fasilitator SN Dikti Kemenristekdikti), Dr. Eliyani (Ketua LPM UMB), Dr. Rina Astini, dan Dr. Ir. Anik Herminingsih (Dosen UMB). Peserta dari kegiatan ini adalah para pejabat struktural di lingkup Unisnu Jepara yang terdiri dari Dekan, Wakil Dekan, Kepala Biro, Kepala Prodi, Kepala Lembaga , Kepala UPT IT, dan Kepala UPT Perpustakaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Drs. H. Akhirin, M,Ag. Dalam sambutannya, Akhirin berharap kepada semua peserta workshop harus fokus dan serius dalam mengikuti acara ini “Anggger gelem tenanan mesti tekan (jika mau serius pasti sampai - red) dalam arti sampai pada tujuan bersama yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul”

Senada dengan sambutan Wakil Rektor I Drs. H. Akhirin, M,Ag., Kepala LPM UMB juga menegaskan bahwa  mutu adalah keniscayaan dalam pengembangan perguruan tinggi. “Jika kita bicara soal mutu maka tidak akan pernah akan ada habisnya, jika sudah baik maka kita akan buat lebih baik lagi dan begitu seterusnya Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui proses PPEPP (Penetapan Standar, Pelaksanaan standar, Evaluasi standar, Pengendalian Standar, dan Peningkatan standar) dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga tercapai prinsip Kaizen atau terjadi Peningkatan Kualitas yang berkelanjutan (Continuous Quality Improvement).” tuturnya.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Pelaksanaan Program Asuh Menuju PT Unggul antara Rektor Unisnu Jepara dengan Rektor Universitas Mercu Buana (UMB) sebagai rangkaian dari kerjasama dua perguruan tinggi dilaksanakan pada Selasa, 25/6/2019.  Pada sambutan setelah pendandatanganan, Rektor UMB, Prof. Dr. Ngadino Surip, MS., menyampaikan bahwa kesehatan sebuah Universitas tidak hanya dilihat dari kesehatan secara fisik. Banyak variabel yang mempengaruhi kondisi kesehatan sebuah universitas. 

“Di era sekarang ini, kita tidak hanya bicara tentang kuantitas, tetapi juga bicara kualitas. Jadi, perbaikan dan pengembangan sebuah Universitas tidak ada henti-hentinya, bahkan Universitas yang sudah berusia ratusan tahunpun masih harus melakukan perbaikan.” 

Lebih lanjut, Prof. Ngadino juga menyampaikan pentingnya untuk berani menetapkan target di luar ekspektasi untuk akreditasi, baik itu Program studi maupun akreditasi Perguruan Tinggi. “Target itu harus gak realistis, karena potensi yang kita miliki itu tidak terbatas, dan ketika kita berbicara tentang target, maka kita akan bicara tentang bagaimana cara kita untuk menggapainya, bukan bicara soal bisa atau tidak. Kalau kita bilang tidak bisa, itu berarti kita sudah mengecilkan potensi kita yang sebenarnya tidak terbatas. Untuk mengejar target tersebut, semua elemen Universitas juga harus berpartisipasi di dalamnya, baik rektor, wakil rektor maupun elemen lain di bawahnya,” tambahnya.

Selama tiga hari peserta dibekali pengetahuan mengenai materi penyusunan dokumen Standar Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dalam hal ini standar tri dharma (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) ditambah standar tambahan perguruan tinggi masing-masing. Hasil dari kegiatan ini adalah revisi Standar SPMI Unisnu Jepara. Sehingga saat ini Unisnu Jepara telah melaksanakan satu siklus SPMI. Revisi Standar SPMI yang telah dilakukan diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk Rencana Kerja Tahunan (RKT) sehingga seluruh kegiatan Unisnu Jepara dapat berbasis pada pelaksanaan Standar SPMI.

Rektor Unisnu Jepara berkesempatan memberikan sambutan penutupan pada Rabu, 26/6/2019. Dalam sambutannya, Rektor Unisnu Jepara Dr. Sa’dullah Assaidi, M.Ag. mengimbau kepada semua peserta untuk tetap mempelajari dan mengaplikasikan materi workshop kedalam sistem kerja yang ada untuk dijadikan acuan dalam menetapkan standar kerja sesuai standar nasional. Sa’dullah juga menyampaikan banyak terimakasih kepada semua fasilitator dari UMB dan Program Asuh PT Unggul Kemenristekdikti 2019 yang telah memfasilitasi Unisnu Jepara selama tiga hari dalam kegiatan workshop dan lokakarya..

Mengamini Rektor Unisnu Jepara, Kepala LPM Unisnu Jepara Miftah Arifin, SH.MH. dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Unisnu berserta unit kerja yang ada harus komitmen untuk melanjutkan penyusunan Dokumen SPMI secara bersama-sama, dan LPM akan memfasilitasi proses penyusunan dokumen tersebut sampai selesai,” tegasnya. “Hal ini berkaitan dengan kondisi di Unisnu yang sekarang sudah mendapatkan predikat akreditasi baik sekali dan maka perlu ditingkatkan kembali menjadi Unisnu dengan predikat Unggul. Untuk itu, Rektor dengan semua unit kerja dibawahnya untuk sama-sama membuat target kedepan terkait mutu menuju Unisnu yang unggul dan tidak puas dengan kondisi serta peringkat akreditasi B yang sekarang sehingga kedepannya ada peningkatan baik itu mutu kualitas maupun kuantitas,” pungkasnya.