Diseminasi Audit Perpustakaan, Bentuk Ikhtiar Menjadikan Perputakaan Unisnu Sebagai Pusat Ilmu dan Literasi

Diseminasi Audit Perpustakaan, Bentuk Ikhtiar Menjadikan Perputakaan Unisnu Sebagai Pusat Ilmu dan Literasi

Lembaga Penjaminan Mutu Unisnu Jepara melakukan diseminasi hasil Audit Internal Perpustakaan tahun akademik 2019/2020 pada Selasa (1/12) lalu. Seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan tindak lanjut hasil Audit Internal Perpustakaan hadir dalam diseminasi ini. Rektor Unisnu, Dr. H. Sa'dullah Assaidi, M.Ag menyampaikan dalam sambutannya bahwa mutu dan kualitas perpustakaan perlu diperhatikan karena menjadi hajat hidup para akademisi sebagaimana fungsi perpustakaan harus dapat dirasakan oleh dosen dan mahasiswa sebagai civitas akademika. Lebih lanjut, Rektor mempertegas bahwa posisi perpustakaan harus diperkuat. 

"Hasil audit ini semoga dapat ditindaklanjuti agar perpustakaan menjadi pusat studi dan research. Diharapkan penggalian informasi dapat dilakukan di perpustakaan. Sumber informasi tidak ansih buku saja tetapi juga film, fragmen2, video, dan bahan multimedia lainnya. Hal ini untuk menguatkan posisi Perpustakaan sebagai tempat pelestarian ilmu pengetahuan, tempat diseminasi ilmu pengetahuan (hasil-hasil riset)," ungkap Rektor. 

Dr. Aida Nahar, SE., M.Si, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu yang memaparkan hasil audit juga menyampaikan beberapa rekomendasi yang diharapkan dapat ditindaklanjuti serius mengingat Perpustakaan Unisnu Jepara berniat untuk mengajukan akreditasi pada tahun anggaran 2021/2022. "Hasil Audit menunjukkan bahwa dari keenam aspek yang dinilai dalam akreditasi perpustakaan, lima aspek selain Sarana dan Prasarana perlu untuk digarap lebih matang lagi agar akreditasi Perpustakaan dapat mencapai hasil optimal," tuturnya.

Diketahui bahwa Audit Perpustakaan sudah dilakukan rutin selama tiga tahun terakhir. Hasil Audit juga menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Tahun ini, hasil audit menunjukkan rerata penilaian untuk enam aspek adalah 3.23 yang menunjukkan predikat cukup baik. 

Kepala UPT Perpustakaan Unisnu Jepara, Suyanto, S.Pd., MM menyampaikan bahwa perpustakaan adalah jantung yang perlu mendapat dukungan yang lain agar bisa bekerja dengan baik. "Jantung agar bisa berdetak harus ada nyawa dan makan minum. Seperti halnya perpustakaan dapat menjadi baik dengan masukan dari semua unit. Maka dari itu ada pertemuan ini agar bisa bersinergi," harapnya usai kegiatan berlangsung.


Admin LPM

Komentar